Menggunakan AI untuk Layanan Pelanggan E-commerce: Bagaimana Mengimplementasikan Balasan Otomatis 24 Jam
Tidak bisa menjawab semua pesan pelanggan dan masih ada yang bertanya di malam hari? Artikel ini mengajarkan penjual e-commerce untuk menggunakan AI dalam membuat layanan pelanggan 24 jam tanpa kehilangan sentuhan pribadi.
Dilema Layanan Pelanggan E-commerce
Pelanggan mengharapkan balasan yang instan, namun sumber daya manusia terbatas dan tidak mungkin selalu siap 24 jam sehari. Layanan pelanggan AI tepat untuk mengisi kesenjangan ini - dengan mengautomasi pertanyaan yang berulang, sehingga manusia dapat fokus pada percakapan yang memerlukan penilaian.
Bagaimana Memulai
1. Mengatur Pertanyaan yang Sering Diajukan
Pertama, atur pertanyaan yang paling sering diajukan seperti biaya pengiriman, pengembalian dan penukaran barang, waktu pengiriman, dan ukuran menjadi FAQ dan dokumen, ini adalah "basis pengetahuan" untuk layanan pelanggan AI.
2. Membuat Robot dengan Konten Sendiri
Gunakan Gorgias (yang dioptimalkan untuk e-commerce dan terintegrasi dengan Shopify), Chatbase, Wonderchat, Chatsimple untuk mengunggah FAQ dan informasi produk Anda, dan buat robot layanan pelanggan yang dapat menjawab dengan konten Anda. Lihat Membuat Robot Layanan Pelanggan dengan AI.
3. Mengatur Mekanisme "Alih ke Manusia"
Biarkan AI menangani pertanyaan yang umum, dan jika ada keluhan, pengembalian dana, atau situasi yang kompleks, alihkan secara otomatis ke manusia, untuk menghindari jawaban yang tidak tepat dan membuat pelanggan marah.
4. Mengoptimalkan dengan Percakapan Nyata
Periksa secara teratur pertanyaan yang tidak dapat dijawab AI dengan baik, tambahkan ke basis pengetahuan, sehingga semakin akurat dengan waktu.
Tips untuk Menjaga Keserasian
- Atur nada yang sesuai dengan merek Anda, jangan terlalu kaku.
- Beritahu pelanggan bahwa mereka dapat menghubungi manusia kapan saja.
- Perbarui informasi AI sebelum hari raya atau periode promosi.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Keamanan Data: Pastikan untuk memilih layanan yang tepercaya dan sesuai dengan peraturan untuk melindungi informasi pribadi pelanggan dan data pemesanan.
- Menghindari Jawaban yang Tidak Tepat: Pilih alat yang dapat "memberikan penjelasan, dan mengakui jika tidak tahu", untuk menghindari kontroversi yang tidak perlu.
Kesimpulan
Tujuan dari layanan pelanggan AI bukanlah untuk menggantikan manusia, melainkan untuk membiarkan manusia fokus pada percakapan yang benar-benar memerlukan perhatian. Dengan menggunakan AI untuk menangani pertanyaan yang berulang, Anda akan melihat bahwa tekanan layanan pelanggan dan kecepatan balasan akan membaik. Baca lebih lanjut: 7 Aplikasi AI dalam E-commerce.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah layanan pelanggan AI dapat menggantikan manusia?
Dapat menangani banyak pertanyaan yang sama, tetapi untuk situasi yang kompleks, sebaiknya disiapkan mekanisme untuk mengalihkan ke layanan pelanggan manusia.
Bagaimana cara menghindari jawaban yang salah dari layanan pelanggan AI?
Gunakan FAQ internal untuk melatih AI, dan pilih alat yang dapat memberikan jawaban berdasarkan informasi yang ada dan mengakui jika tidak tahu jawabannya.
Langkah pertama untuk mengimplementasikan layanan pelanggan AI adalah apa?
Pertama-tama, kumpulkan dan susun pertanyaan yang sering diajukan serta informasi produk menjadi sebuah basis pengetahuan.