Mengapa Gambar AI Anda Selalu Jelek? Masalahnya Bukan pada Alat, tapi pada "Mantra" Anda

Banyak orang menggunakan gambar AI dan menghasilkan gambar yang tidak seperti apa yang diharapkan, lalu mereka berpikir bahwa gambar AI tidak berguna. Namun, dengan menggunakan alat yang sama, orang yang tahu cara menggunakan kata-kata prompt dan yang tidak, dapat menghasilkan gambar yang sangat berbeda. Artikel ini akan mengajarkan Anda cara menggunakan "mantra" dengan benar.

Saya telah melihat banyak orang yang bersemangat mencoba AI untuk menggambar, tetapi hasilnya adalah gambar dengan proporsi aneh dan tidak seperti yang diharapkan. Mereka lalu menyimpulkan bahwa "AI untuk menggambar tidak lebih dari itu". Namun, dengan menggunakan alat yang sama, yaitu Midjourney, perbedaan antara hasil gambar yang dihasilkan oleh seorang ahli dan seorang pemula sangat jelas. Perbedaan ini tidak terletak pada alatnya, melainkan pada cara Anda "menggunakan sihir" (menulis kata-kata petunjuk). Artikel ini akan membagikan pengalaman saya untuk Anda.

Mengapa gambar Anda jelek?

Alasan paling umum adalah: Anda menulis terlalu umum. Jika Anda menulis "seekor kucing", AI hanya akan memberikan Anda seekor kucing "rata-rata" - tanpa gaya, tanpa emosi, tanpa cahaya dan bayangan. AI tidak bisa membaca pikiran Anda, jadi semakin banyak detail yang Anda berikan, semakin dekat hasil gambar dengan bayangan Anda.

5 kunci untuk menggunakan sihir dengan baik

1. Subjek harus spesifik. Jangan hanya menulis "seorang gadis", tulis "seorang gadis berusia 20 tahun, berambut panjang hitam, mengenakan gaun putih, dan tersenyum". Deskripsi yang spesifik akan menghasilkan gambar yang spesifik.

2. Tambahkan "gaya". Ini adalah trik yang paling mempengaruhi hasil. Dengan subjek yang sama, tambahkan "gaya lukisan minyak", "gaya anime Jepang", "render 3D", atau "efek film" - hasilnya akan sangat berbeda. Jika Anda ingin hasil dengan nuansa tertentu, katakan saja.

3. Deskripsikan "cahaya dan atmosfer". "Cahaya hangat senja", "cahaya lembut hari berawan", atau "cahaya neon" - cahaya dan bayangan menentukan kualitas dan emosi gambar, jangan mengabaikannya.

4. Sebutkan "kamera dan komposisi". "Close-up", "wide-angle", "sudut pandang dari atas", atau "kedalaman bidang yang dangkal" - AI memahami istilah-istilah fotografi ini dan dapat membantu Anda mengontrol komposisi gambar.

5. Gunakan "referensi" untuk berkomunikasi. Jika Anda ingin hasil dengan nuansa tertentu dari seorang seniman atau gaya gambar, deskripsikan ciri-cirinya; banyak alat juga memungkinkan Anda untuk memasukkan gambar referensi langsung.

Sebuah formula praktis

Jika Anda tidak bisa mengingat semuanya, gunakan urutan ini: Subjek (siapa/apa) + Aksi/Konteks + Gaya + Cahaya dan Atmosfer + Kamera dan Komposisi. Isi bagian-bagian ini, dan gambar Anda akan langsung berbeda.

Yang paling penting: iterasi

Jika gambar pertama tidak memuaskan, itu sangat normal. Menggambar dengan AI adalah proses "penyesuaian" yang berulang, bukan "hasil sekali jadi". Lihat apa yang tidak tepat, lalu ubah kata-kata petunjuk pada bagian yang salah - warna tidak tepat, ubah warna; gaya tidak tepat, ganti gaya; komposisi tidak tepat, sesuaikan kamera. Buat gambar, lihat, ubah, dan buat lagi - setelah beberapa iterasi, Anda akan mendapatkan nuansa yang diinginkan.

Jangan lagi menyalahkan AI untuk menggambar tidak bisa. Sebenarnya, AI sangat kuat, tetapi sedang menunggu Anda untuk mengungkapkan apa yang Anda inginkan dengan jelas. Pilih sebuah alat, coba lagi dengan metode di atas, dan Anda tidak akan bisa kembali ke cara lama. Baca juga: Panduan untuk Pemula AI Menggambar, Tips Lanjutan Midjourney.

Dalam satu kalimat: Menggambar dengan AI yang menghasilkan gambar jelek biasanya bukan karena alatnya tidak bisa, melainkan karena kata-kata petunjuk terlalu umum - subjek yang spesifik, menambahkan gaya, mendeskripsikan cahaya dan kamera, dan melakukan iterasi beberapa kali, dengan alat yang sama, Anda juga bisa menghasilkan gambar dengan kualitas ahli.

Sumber

Tim editorial kami mengumpulkan pengalaman nyata.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa gambar AI saya selalu jelek?

Kemungkinan besar karena kata-kata prompt Anda terlalu umum. Jika Anda hanya menulis "kucing", AI hanya dapat menghasilkan kucing yang biasa-biasa saja. Semakin banyak detail yang Anda berikan (subjek, gaya, cahaya, komposisi), maka gambar yang dihasilkan akan semakin mirip dengan yang Anda bayangkan.

Bagaimana cara menulis kata-kata prompt gambar AI yang baik?

Gunakan formula: subjek (deskripsi spesifik) + aksi/kondisi + gaya + cahaya/nuansa + komposisi kamera. Isi semua bagian tersebut, dan gambar yang dihasilkan akan sangat berbeda.

Apakah menambahkan gaya benar-benar membuat perbedaan?

Ya, sangat berbeda, dan ini adalah salah satu faktor yang paling mempengaruhi hasil. Dengan menambahkan gaya yang berbeda, seperti lukisan minyak, anime Jepang, rendering 3D, atau nuansa film, gambar yang dihasilkan akan sangat berbeda. Jika Anda ingin mencapai efek tertentu, Anda hanya perlu menyebutkannya.

Apakah gambar AI pertama harus sudah memuaskan?

Tidak perlu. Gambar AI adalah proses penyempurnaan, bukan hasil yang instan. Lihat apa yang tidak tepat, ubah kata-kata prompt, buat gambar lagi, lihat, dan ubah lagi. Dalam beberapa putaran, Anda akan dapat mencapai hasil yang diinginkan.

繁體中文版 →