SciNote
Buku catatan laboratorium elektronik yang dipakai luas di seluruh dunia, dilengkapi fitur impor protokol berbasis AI
SciNote adalah buku catatan laboratorium elektronik berbasis cloud yang dipakai untuk menggantikan buku catatan eksperimen kertas, mencakup manajemen proyek, protokol eksperimen, pelacakan inventaris, dan kolaborasi tim. Ia memiliki pengguna di lebih dari seratus negara di seluruh dunia, dengan tingkat adopsi yang sangat tinggi di kalangan akademik.
Fitur unggulan dan skenario penggunaan
Keunggulan paling praktisnya adalah "paket gratisnya benar-benar bisa dipakai" — peneliti individu bisa langsung mendaftar dan memakainya tanpa perlu bernegosiasi kontrak dengan bagian penjualan lebih dulu, dan ini adalah ambang yang sangat rendah bagi mahasiswa pascasarjana dan laboratorium kecil. Dari sisi fungsi, ia mencakup pencatatan eksperimen, manajemen prosedur operasi standar, inventaris sampel dan reagen, serta catatan versi yang memenuhi kebutuhan audit. Di antara fitur AI dan otomatisasi yang ditambahkan belakangan, yang paling praktis adalah "impor dengan AI" — masukkan protokol eksperimen dalam format kertas atau dokumen yang sudah ada, dan sistem otomatis merapikannya menjadi langkah-langkah terstruktur, menghemat kerja mengetik ulang secara manual. Ini sangat terasa bagi laboratorium yang harus mendigitalkan data kertas puluhan tahun.
Cocok untuk laboratorium akademik, unit pengajaran, dan tim litbang menengah-kecil. Perusahaan farmasi dengan tuntutan regulasi GxP yang ketat perlu memastikan fitur kepatuhan versi enterprise secara terpisah. Laboratorium universitas di Indonesia sebenarnya sangat cocok, karena bisa mulai memakainya dengan paket gratis tanpa perlu menunggu anggaran.
Fitur utama
- Buku catatan laboratorium elektronik berbasis cloud, menggantikan catatan kertas
- Manajemen berjenjang atas proyek, eksperimen, dan tugas
- Impor protokol dan SOP yang sudah ada dengan AI, otomatis terstruktur
- Pelacakan inventaris sampel dan reagen
- Kolaborasi tim dan kendali izin
- Paket gratis untuk individu, upgrade berbayar untuk tim
Kegunaan umum
- Digitalisasi pencatatan eksperimen laboratorium universitas
- Manajemen proyek dan progres tim penelitian
- Digitalisasi massal protokol kertas yang sudah ada
- Manajemen inventaris reagen dan sampel laboratorium
Fitur Utama
- Buku catatan laboratorium elektronik berbasis cloud, menggantikan catatan kertas
- Manajemen berjenjang atas proyek, eksperimen, dan tugas
- Impor protokol dan SOP yang sudah ada dengan AI, otomatis terstruktur
- Pelacakan inventaris sampel dan reagen
- Kolaborasi tim dan kendali izin
- Paket gratis untuk individu, upgrade berbayar untuk tim
Kelebihan
- Ada paket gratis yang benar-benar bisa dipakai, peneliti individu bisa langsung mulai tanpa ambang
- Adopsi luas di seluruh dunia, sumber daya komunitas dan dokumen tutorial berlimpah
- Fitur impor AI sangat praktis untuk digitalisasi dokumen kertas
Kekurangan
- Harga dan kuota tiap paket tak tercantum jelas di halaman utama, perlu dicari terpisah
- Fitur kepatuhan regulasi lanjutan perlu upgrade ke paket enterprise
- Fitur AI-nya relatif terfokus, tak seluas produk startup
Contoh Penggunaan
- Digitalisasi pencatatan eksperimen laboratorium universitas
- Manajemen proyek dan progres tim penelitian
- Digitalisasi massal protokol kertas yang sudah ada
- Manajemen inventaris reagen dan sampel laboratorium
Catatan Editor
Proporsi laboratorium universitas di Indonesia yang masih memakai catatan kertas mengejutkan tingginya, dan datanya kerap lenyap begitu mahasiswanya lulus. Fakta bahwa SciNote punya paket gratis sangat krusial — tak perlu mengajukan nota dinas, tak perlu menunggu anggaran, hari ini juga bisa mulai. Pewarisan data penelitian sering kali hanya terhalang satu langkah ini.
FAQ
Apa saja batasan paket gratisnya?
Situs resmi menyediakan paket gratis untuk individu dan paket tim berbayar, tetapi perbedaan kuota dan fitur tiap paket tak tercantum di halaman utama; disarankan memastikannya di halaman paket setelah mendaftar, atau langsung menghubungi mereka.
Bagaimana akurasi impor AI-nya?
Ia terutama menangani penataan teks protokol yang tak terstruktur menjadi struktur langkah. Dokumen dengan format jelas hasilnya baik, sedangkan dokumen hasil pindai tulisan tangan atau tata letak yang berantakan tetap perlu koreksi manual.